04 August 2008

SELALU ADA JALAN KELUAR


Suatu masalah itu jika menyempit, maka biasanyanya ia menjadi meluas. Jika tali ditarik keras-keras, ia akan terputus. Jika malam semakin gelap, pertanda akan muncul fajar. Itulah tanda kehidupan yang sudah dan terus berlaku. Itulah hikmah yang pasti terjadi. Maka, relakanlah jiwamu untuk merelakan kondisinya. Karena, setelah kehausan pasti akan ada air. Setelah musim semi akan datang musim penghujan.

Mungkin saja betapa banyak kesedihan yang engkau keluhkan. Tapi permudahlah urusanmu. Lapangkanlah pikiranmu. Tidakkah engkau membaca firman Tuhan Tidakkah engkau berbahagia karena di dunia ini masih terhampar banyak harapan. Di dunia ini masih banyak kemudahan.

Wahai yang berkeluh-kesah tentang banyak urusan. Lalu menjalani hidup serasa dalam kurungan. Sementara air matanya terus mengalir karena sedih.

Sesungguhnya untuk rasa sakit, ada kesembuhan.
Untuk penyakit, ada obat.
Untuk haus, ada air.
Untuk kesulitan, ada kelapangan.
Dalam kesempitan, ada kebahagiaan.
Dalam gelap, pasti akan ada cahaya terang.
Sesungguhnya Tuhan bersama kita. Dia mendengarkan kita. Dia melindungi kita.
Sebagaimana Dia telah menghimpun kita.

Katakanlah kepada orang yang tenggelam dalam putus asa dan telah terjatuh.
Kepada orang yang telah patah arang dan terpuruk.
Kepada orang yang bimbang pemahamannya dalam masalah iman.
Bekerjalah dan beramallah, sesungguhnya Tuhan justru menurunkan hujan setelah manusia putus ada terhadap hujan.

Tuhan pasti akan menciptakan kemudahan setelah kesulitan. Tidakkah engkau tahu, sesungguhnya pasti ada keadaan lain yang Tuhan berikan setelah kesulitan?

Siapapun yang mengingat nama-NYA, maka Tuhan akan menjadikan jalan keluar dari setiap kesulitannya. Tuhan yang akan memberinya jalan penyesalan terhadap setiap kegundahannya. Tidak ada daya dan upaya kecuali dari Tuhan Dengan pengharapan itu, segala beban mampu terpikul, semua kengerian bisa terlewati, seluruh keadaan bisa lebih baik, lebih melapangkan pikiran dan menambahkan rasa pasrah kepada Tuhan.

Beritakanlah kegembiraan kepada malam, dengan datangnya pagi yang menyapu gelap dari puncak gunung-gunung.

Beritakanlah kegembiraan kepada musim semi dengan turunnya limpahan air hujan hingga air itu masuk ke sela-sela pasir.

Beritakanlah kegembiraan kepada orang sesat dengan harta yang bisa mengusir kematian.

Ketahuilah, di setiap kesulitan itu ada jeda.
Di setiap kebutuhan itu ada pertolongan.

Sesungguhnya Tuhan menghilangkan bencana dengan ketulusan doa dan kebersihan harapan.
Ketahuilah, himpitan dan kesulitan itu menghilangkan kesombongan dan terus menerus mendorong kepada ampunan, syukur dan kewaspadaan berpikir. Maka tenangkanlah hatimu jika kegalauan menerpamu. Lapangkanlah dadamu jika kesulitan menyerangmu. Jangan putus asa terhadap apa yang telah terjadi dan telah hancur. Ketahuilah, karena tidak ada sesuatu yang abadi selama alam semesta ini berputar.

Semoga kesulitan menjadi lebih ringan bagimu, dan musibah bisa memberikan kebaikan untukmu. Jika hidupmu telah terhimpit dan tak ada lagi alasan yang bisa engkau angkat. Kembalilah kepada Tuhan. Ketahuilah bahwa kesulitan tak pernah berlangsung terus menerus. Tuhan pasti memandangmu dengan pandangan kasih dan sayang. Karena dunia ini tidak berada dalam satu keadaan. Karena dunia ini berwarna-warni dan beragam bentuknya. Tidak ada kengerian yang tak pernah selesai. Belenggu akan terbuka dan ikatan akan terlepas. Bersabarlah, berdoalah dan nantikanlah jalan keluar dari Tuhan.

Ketahuilah, sesungguhnya kesulitan itu akan mampu membuka kejernihan telinga dan mata, serta menajamkan pikiran.
Kesulitan bisa memberi hikmah dan pelajaran.
Kesulitan mengajarkan kemampuan untuk memikul beban dan bertahan.
Kesulitan menghapuskan dosa.
Kesulitan memperbanyak pahala.

Maka, mintalah perlindungan dan pertolongan Tuhan. Setiap musibah itu mempunyai tujuan.

Berapa kali kita merasa takut, lalu kita berdoa dan meminta kepada Tuhan. Kemudian Tuhan menyelamatkan dan melindungi kita.

Berapa kali kita di lilit lapar, lalu Tuhan memberi makan dan minum untuk kita.

Berapa kali kita diterpa kebimbangan dan keresahan, lalu tuhan memberikan kebahagiaan dan kesenangan.

Berapa kali kita terjerat dan kita hampir terjatuh dalam kehancuran.
Kemudian tuhan memberikan jalan untuk bangkit dan berjalan.

Ketahuilah, engkau berhubungan dengan Yang Maha Lembut terhadap hamba-Nya.
Yang Terkenal dengan Pemberiannya.
Yang Maha Meberi untuk kebahagiaan hamba-Nya.
Yang Maha Kuasa atas segala keinginan-Nya.


di kirim oleh : Gundolo Sosro

===================================
ayat emas :
"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? (Matius 6:25)

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:34)

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. (I Petrus 5:7)




1 Komentar:

ino said...

Ya Allahku Terima kasih atas segala nya.
Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau selalu menguatkan anakMu ini.
Terima kasih ya Tuhanku, aku hanya ingin menyembah dan mengikutiMu seumur hidupku

Post a Comment

Setelah dibaca apa anda punya komentar untuk artikel diatas ?
Jika anda merasa tersentuh, terinspirasi, termotivasi dengan artikel ini bagikan bersama kami dengan meninggalkan pesan, kesan atau komentar apa saja.

Semoga komentar anda dapat menjadi semangat bagi yang lainnya.

 

Klinik Rohani Copyright © 2008 Black Brown Art Template by Ipiet's Blogger Template